7 Fakta menarik tentang “Tendangan Bayi” dalam kandungan

Tendangan itu mengingatkan Anda akan kehidupan di dalamnya. Hal itu mengatakan bahwa kebahagiaan Anda tumbuh di dalam rahim Anda dan akan segera keluar dan bergabung dengan hidup Anda.

Tendangan bayi membuat Anda merasa istimewa dan memungkinkan pasangan Anda terhubung dengan bayi. Bukan hanya itu. “Tendangan” itu menunjukkan bahwa janin mengalami pertumbuhan yang sehat.

Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang tendangan bayi yang menakjubkan? Baca artikel ini lebih jauh, yang membagikan beberapa fakta yang sulit dipercaya dan menjawab pertanyaan sulit. Kami juga berbagi grafik penghitungan tendangan yang akan membantu Anda melacak pergerakan bayi.

Fakta Tendangan Bayi yang Menarik.
Setelah membaca fakta ini, Anda tidak bisa tidak mengagumi keajaiban yang disebut kehamilan.

1. Menendang menandakan perkembangan normal dan kesehatan bayi.
Tendangan bayi menunjukkan bahwa bayi Anda berkembang dengan baik di dalam rahim. Anda bisa mengerti bahwa bayi aktif saat mereka berbalik, jatuh, bergulung, dan menendang ke dalam rahim. Selain itu, perasaan atau kerutan yang menggoda bisa dialami di perut saat bayi membentangkan tungkai tubuhnya. Gerakan ini menjadi lebih jelas menjelang tahap akhir kehamilan.

2. Bayi cenderung merespons rangsangan luar.
Bayi menendang dalam menanggapi beberapa perubahan di lingkungan sekitarnya. Setiap stimulus eksternal seperti makanan yang Anda makan atau suara yang berbeda dapat membuat bayi bergerak atau menendang.
-Respon terhadap suara: Selama minggu ke 20, janin mulai mendengar nada suara rendah dan secara bertahap mulai bernada tinggi saat kehamilan berlanjut. Gerakan ini menunjukkan pertumbuhan normal bayi.
-Respon terhadap makanan: Makanan yang dimakan ibu saat hamil mengenalkan bayi pada berbagai rasa melalui cairan amnion yang mengelilingi bayi di dalam rahim. Rasa ini bisa membuat bayi bergerak jika mereka menyukai atau tidak menyukai makanan.

3. Tendangan bayi meningkat saat berbaring miring.
Anda bisa merasakan lebih banyak tendangan jika Anda tidur miring. Hal ini karena suplai darah ke bayi meningkat saat berbaring di sisi kiri atau kanan, sehingga meningkatkan gerakan mereka.

4. Tendangan dirasakan setelah sembilan minggu.
Perasaan mual di perut pada tahap awal kehamilan merupakan indikasi pergerakan bayi. Gerakan dimulai sekitar minggu ketujuh kehamilan, yang sangat awal bagi ibu hamil untuk merasakannya. Biasanya, bayi mulai menendang setelah sembilan minggu masa gestasi saat mereka mulai menggerakkan anggota badan mereka. Tendangan awal dapat dideteksi saat pemindaian ultrasound. Setelah 24 minggu masa gestasi, Anda bisa merasakan tendangan dan cegukan bayi cukup sering.

5. Berkurangnya tendangan bisa mengindikasikan stress pada bayi.
Setelah Anda melewati 28 minggu, dokter Anda menyarankan agar Anda menghitung tendangan bayi. Seorang bayi, biasanya, menendang sepuluh kali dalam dua jam. Aktivitas janin yang berkurang dapat mengindikasikan abnormalisasi janin.

6. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan berkurangnya Tendangan di akhir masa kehamilan.
Biasanya, bayi beristirahat di dalam rahim selama 20 sampai 40 menit (kadang sampai 90 menit) pada satu waktu. Namun, saat mereka tumbuh dalam ukuran, gerakan mereka menjadi lebih lambat pada tahap akhir kehamilan. Oleh karena itu, normallah jumlah tendangan yang berkurang itu. Namun, pada tahap ini,  Anda mungkin mengalami tendangan yang menyakitkan di bawah tulang rusuk dan menyentak yang berlangsung selama beberapa menit.

7. Gerakan janin menunjukkan perilaku masa depan bayi. 
Menurut sebuah penelitian, perilaku motorik bayi di dalam rahim cenderung mempengaruhi sifat temperamen pada masa kanak-kanak. Namun, ini bukan satu-satunya kriteria untuk perkembangan perilaku anak.

Fakta-fakta ini telah membuat Anda merasa kagum, bukan? Anda tidak akan membayangkan bahwa bayi Anda bisa menjadi seaktif dan senakal itu di dalam rahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Navigation